Selamat datang dunia aksara ku yang kuyakini akan indah. Selamat datang dalam kenyataan yang tidak sengaja terlahir dari ketidaksengajaan. Bukan kesengajaan jika tanpa alasan, dan bukan pula ketidaksengajaan jika hanya kebetulan. Berterima kasihlah kepada bapak ‘teknologi’ yang telah memberi ibu mu kelengkapan untuk menjadi media kehidupanmu. Ibumu yang telah sekian lama terkungkung dalam sempitnya sebatas ego angan dan pemikiran, tidak dapat kemana2 sampai bapakmu muncul dan memaksa ibu mu melahirkanmu.

Kamu memang lahir karena tren, kamu memang lahir karena musim, tetapi dibalik apapun itu, Percayalah...kamu lahir dengan Cinta. Bapak memang memaksa, tapi kadang kala cinta bisa diwujudkan juga dalam bentuk paksaan. Yah, paling tidak itu berlaku pada ibumu. Karena paksaan juga yang telah menghidupkanmu. Dan setelah lama direnungkan, ibumu sangat mencintai bapakmu karena paksaan itu. Paksaan itu telah memberi ibumu hidup yang lebih bebas, lebih luas, dan lebih segalanya.

Ibumu memberimu nama Dunia Aksara Ku, Kenapa?

Nama adalah doa (ada yang bilang seperti itu), tapi ibumu lain, ibumu adalah keistimewaan. Jangan pernah sekalipun berharap menemukan sosok ibumu pada ibu-ibu yang lain, karena kau hanya akan menemukan kekecewaan. Buat ibu mu, nama mu adalah gambaran dirimu. “Namamu adalah dirimu”. (jadi, nanti jika kamu punya anak jangan asal memberi nama). Ibu mu memiliki hak mutlak untuk mengaturmu, tapi tidak usah khawatir, karena mengatur bukan berarti mengekang. Dan tidak ada satupun yang berhak mengekang siapapun. Jadi kamu pun akan terus tumbuh seiring berjalannya waktumu.

Dunia Aksara Ku, namamu mencerminkan keinginan ibu mu, untuk menjadikan mu sebuah dunia, karena dunia adalah tempat berkumpulnya seluruh jiwa yang membentuk harmony luar biasa yang takkan sanggup dijelaskan, tempat yang menyimpan banyak misteri dan tanda tanya, saksi kehidupan dan semua proses Maha Karya Nya. Karena itulah namamu dunia. Tempat kamu tumbuh dan menjadi apa yang ibu dan waktu mu inginkan, mendewasakan mu juga ibu mu.

Aksara adalah penyusun segala bahasa, yang diam tanpa suara, hanya mampu memberi kode2 makna pada tiap-tiap rangkaiannya. Kamu terlahir sebagai aksara, makanya namamu aksara. Walaupun kamu tidak bisa bersuara, kamu adalah anak kebanggaan. Kamu tahu kenapa? Karena kamu adalah aksara...kamu bisa berbicara walau dalam kesunyian, kamu bisa memberi pengertian walau dalam diam, menyampaikan walau dalam kebisuan..Dan lebih dari pada itu, kamu bisa melahirkan jutaan bahkan lebih makna dalam setiap rangkaianmu. Saat ibu mu tak sanggup lagi berkata-kata, mungkin kamu bisa mewakilinya, bahkan bisa lebih kau sampaikan.

Ibumu ingin mengakui mu sebagai anak nya, milik nya, makanya sebagai penutup namamu adalah Ku, karena ku adalah ungkapan sayang ibu mu pada mu, dan sebagai pengumuman bagi siapapun bahwa kamu adalah milik ibu mu.

Ibu mu sayang sama kamu,

Jadi Selamat datang Dunia Aksara Ku, mungkin ibu ga bisa memberi nama yang lebih bagus, tapi yakinlah bahwa ibu mu mencintaimu.......

10 Sept 2008

Siang

Di sekret yang sepi,