Title (romaji): Tamiou
Genre: Comedy, drama, political
Episodes: 8
Broadcast period: 2015-Jul-24 to 2015-Sep-11
Theme song: Stress Free by miwa

CAST
Endo Kenichi as Muto Taizan
Suda Masaki as Muto Sho
Motokariya Yuika as Minami Mai
Jiyoung as Murano Erika
Takahashi Issei as Kaibara Mohei

Kenapa nonton Tamiou? Tentu, karena Tamiou adalah dorama terbaik di musim panas 2015 ini! Masaki Suda dan juga Kenichi Endo akan membuat penontonnya tertawa geli melihat kisah konyol Perdana Menteri Jepang yang sangar dan anak lelakinya yang rada-rada bodoh. 
Simak ya, sinopsis dulu baru review-ku. 

Sinopsis 

(dari d-addicts.com /Bahasa Inggris ya..)

One day, the current prime minister of Japan, Muto Taizan, and his useless son, Sho, suddenly discover that they have switched bodies. With no known cause or solution at hand, Sho reluctantly ends up appearing in the Diet on his father’s behalf. But he completely cannot follow the deliberations as well as the questions and answers because it has been his routine to skip his studies. He is also repeatedly caught making childish responses or misreading kanji in documents. However, untainted by the adult world, Sho's straightforward opinions and genuine feelings start to mobilise the Diet and the public. On the other hand, Taizan has to lead the life of a university student and search for a job on behalf of his son, but with the brains of a prime minister. He refutes arrogant interviewers with his overwhelming knowledge and debating skills. Although Taizan wins the war of words, he is an absolute failure in the interviews itself. Furthermore, several peculiar girls whom Sho has had relationships with appear and makes Taizan more bewildered. 


Para pemeran utama di sini semua..
(img: here)

Menguliti Dorama


Beberapa alasan kenapa harus nonton TAMIOU.

1.  Ceritanya! Sumpah konyol tapi lucu
Cerita tukar badan sebenarnya bukan hal yang baru-baru banget sih, tapi TAMIOU tetap segar ditonton karena kekonyolan ceritanya. Bayangkan, seorang PM yang tidak bisa membaca kanji dan salah baca teks pas pidato kenegaraan! Atau, seorang mahasiswa yang bodoh tiba-tiba menjadi sangat cerdas? Hahaha, dibumbui intrik-intrik politik yang ringan-ringan saja dan sangat mudah dicerna, TAMIOU sangat asik diikuti jalan ceritanya. Mengalir dengan tempo yang cepat dan hemat. Ya ya ya, cuma 8 episode saja! Bisa banget untuk maratonan di akhir pekan.

2.  Cast yang keren!
Ada yang kenal Om Kenichi Endo, pasti kenal dong. Si Om yang sering jadi detektif polisi ini (Ingat di Monster 2012, Border 2013, dan AndoLoyd 2013), kali ini jadi seorang PM, dan lebih sering jadi mahasiswa yang pura-pura jadi PM. Kesan angker dan bermuka seperti buaya akan musnah di sini karena si Om ternyata sangat unyuuuu meranin jadi mahasiwa. Sedangkan peran utama lain yaitu Masaki Suda  juga sangat baik memerankan Mutou Sho, si mahasiswa bodoh dan kemudian menjadi PM. Waduh beribet ya, intinya antara Kenichi Endo dan Masaki Suda, mereka berbagi peran yang sama.
Pemeran lainnya, mayan juga lah.  Jiyong yang meranin Erika sangat cantik dan seksi. Yup, bintang Korea ini kok fasih banget ya Nihongo-nya?

Masaki Suda lucu juga dengan rambut kritingnya.
Img: here

3. Settingnya bagus dan kostumnya rapih
Pengen tahu gimana ruangannya Perdana Menteri Jepang? Atau ruangan sidang angota dewan? Nah, boleh banget nih. Penonton akan diajak-ajak melihat-melihat ruangan-ruangan penting tersebut. Ah, tapi gak yakin juga sih itu ruangan aslinya. Hehehe.. Latar-latar lainnya gak terlalu berkesan sih, kecuali lantai atas rumah  yang awalnya mau dibikin museum itu, wow rada-rada angker gitu deh.
Nah, kalau kostum. Aku suka lihat cowok pake suit lengkap. Wah, puas deh lihat para tokoh-tokohnya pakai baju formal terus. Tapi, seru juga lihat Kenichi Endo pake celana jersey warna terang, kaos bergambar kartun dan cardigan pink? Hahaha.. Dan tentunya yang rambut kritingnya itu lho..kakkoii!

Mau lihat Om Kenichi Endo dan Masaki Suda main sumo? :P
(img: here)


4. Lagu Tema dan OST
Yup, lagu temanya di akhir drama, dinyanyikan oleh Miwaa berjudul Stress Free. Lagunya ceria dan menambahkan kesan bahwa dorama ini adalah dorama komedi yang ceria. Yuhuuu… Kalau OST, aku tidak terlalu memperhatikannya sih. Hehe..


Oke deh, kayaknya cukup lah segitu. Akhir –akhir ini aku sibuk banget dengan kegiatan lain jadi rada susah nyari waktu buat nulis. Tapi, aku akan sempatin sehingga makin banyak dorama yang bisa kureview. Pokoknya nonton TAMIOU deh, lumayan buat ngisi waktu. Sumpah lucu! Gak percuma ini dorama yang jadi best dorama di Television Drama Academy Award untuk Summer 2015, ngalahin Death Note yang waktu itu lagi anget-angetnya. :P



Menikmati lagu, ini asalah salah satu adegan paling sweet juga.
(img: here)


So, mari menyanyi dan nonton dorama! :D

Bahwa sebuah perjalanan itu, traveling itu, tidak terbatas pada jalan-jalan badan saja, mengunjungi tempat baru saja, bertemu orang baru saja dan belajar budaya baru saja. Bertemu dengan sisi lain diri sendiri juga adalah sebuah petualangan yang menakjubkan! 

Well, (Fyuh, sebenarnya aku paling anti nulis campur baur bahasa Indonesia-Inggris tapi memang kadang 'rasa'nya beda, feelnya beda. Hahaha.. So, lupakan dulu sekarang.) . Balik lagi, well, cerita ini berawal ketika pada suatu libur panjang akhir minggu aku bingung mau ngapain. Mau naik gunung gak ada temen, mau jalan jauh dikit duit mepet dan jalanan macet dimana-mana, ngabisin waktu di rumah rasanya sayang banget. Hingga kemudian Sheila, seorang kawanku yang kece badai, ngusulin "Mbak, gimana kalau kita cosplay-an?". 

Semua orang pasti punya hal-hal yang ingin dilakukan dalam hidupnya, yah semacam Bucket list lah (siapa yang sudah lihat filmnya? Cung!) yang berisi hal-hal yang ingin dilakukan sebelum waktu hidup habis, 'Things to do before you die!'. Nah, aku dan pastinya kamu juga punya kan daftar semacam ini. Aku juga ada! Selain ingin bertemu penguin langsung di Antartika, salah satu daftar di Bucket list-ku adalah bermain kostum atau Cosplay.

Ajakan Sheila tentunya adalah pertanda bahwa saatnya telah tiba satu dari bucket listku perlu dicoret. Sip, mari kita cobain bermain kostum, berdandan memainkan suatu karakter dalam balutan kostum dan pamer di depan orang banyak. Rencana untuk ber-cosplay di Tokyo bolehlah tertunda, kita bisa berekspresi juga di dekat sini, dan Kota Tua Jakarta adalah pilihan utama. Apa yang cocok dengan Kota Tua, tentunya noni-noni Belanda ( yang ujung-ujungnya malah cosplay jurig). Haha! Let's just do it.

So, hari itu tanggal 26 September, aku dan Sheila dibantu Habibah yang setia jadi asisten dan juga Jamani Uyee sang fotografer melakukan petualangan seru. Yah, minimal buatku lah. Aku merasakan kesenangan yang mirip saat kurasakan saat aku jalan-jalan. Ada rasa baru, ada petualangan baru. Bedanya, ini bukan lagi eksplorasi ruang, budaya dan manusia di luar sana, tapi lebih ke sesuatu yang ada pada diriku sendiri yang selama ini masih terpendam. Dan ketika dia dibebaskan, wuhhh rasanya itu lho, kayak sedang menatap megahnya Gunung St. Helens di Washington sana. Sumpah deh!

Jadi, kesimpulanku adalah konsep traveling itu bukan melulu jalan-jalan, bisa juga dengan mewujudkan hal-hal yang sangat ingin kita lakukan, segila apapun, seaneh apapun, se-absurd apapun. Yah, asal jangan yang kriminal aja.

Terimakasih ya,
  • untuk Sheila sang partner yang mau gila bersamaku,
  • Untuk Jamani Uyee yang mau jadi fotografer kami (I am your fan!)
  • Untuk Habibah yang menjadi asisten terbaik
  • Dabibah untuk kostum
  • Dan untuk diriku sendiri juga yang mau melakukan petualangan seru ini.


Berikut adalah beberapa foto karya sang fotografer saat kami cosplay-an kemarin. Keren kan! :)  Lain kali bolehlah cosplay-an lagi. Jadi zombie kayaknya seru juga. :D

Note: Aku tidak pakai buka kbbi ataupun oxford dictionary, jadi arti kata ya suka-suka.. hehe


Dandan dulu :)

Another good shot! :)

Ujung-ujungnya jadi begini :P
Kayaknya ini yang paling bagus deh. :)

Fotografer kita +jamani uye 

Behind the scene lah ceritanyah :)



Let's travel, let's adventure, let's have fun!