Ternyata tak hanya nadimu yang telah mengembalikan ingatanku akan suatu masa yang tak kuingat lagi nadimu yang pertama kali bicara padaku tanpa bahasa yang kumengerti, namun kurasakan
aku merasakan lagi hal-hal yang baru pertama kali kurasa, meski sangat kukenal semua tentangmu telah melahirkan "semuanya", tentang deja-vu itu membentuk keyakinan penemuan akan suatu pencarian
aku terlebih dahulu disadarkan, aku yang lebih dulu ingat "aku yang mencarimu dan kamu yang mencarimu"
aku yang akan mengingatkanmu agar kamu tahu, kamu telah menemukanku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar