The song titled 'Tempat Terakhir (The Last Place)", performed by 'Padi'.
Padi (pronounced [ˈpadi]) is an Indonesian alternative pop/rock band. When the band formed on April 8, 1997....(more about Padi click here).


'Tempat terakhir' is single in 2011, written by Fadli and Yoyo, they are the band members. The song is one of my favorite song from Padi. Check the video clip  and listen to the music. If you don't know Indonesian Language, I have the translation. Maybe it isn't the best translation, but enjoy..








The Last Place

Even if I'm in heaven
Maybe I can't be happy
My happines is not perfect, if it is without you

It's been a long time since you accompany
stepping along our life journey that full of story
You are part of my life and so,
Padi members
(Image source: here)
I am become your part in your life
can't be separated

You're like the wind under my wings
If I am alone I can't be balance
what will happen if I you're not by my side

Even if I'm in heaven
Maybe I can't be happy
My happines is not perfect, if it is without you
I want you become my angel there
The last place to landed
living into the eternity

If someday I would loose you,
Yoyo
(Img source: here
it might be just for momentarily
Because I believe that we will meet again

without you, It will never be the same
------------

Tempat Terakhir


Meskipun aku di surga mungkin aku tak bahagia
Bahagiaku tak sempurna bila itu tanpamu
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Lama sudah kau menemani langkah kaki di sepanjang
Perjalanan hidup penuh cerita
Kau adalah bagian hidupku dan akupun menjadi bagian
Dalam hidupmu yang tak terpisah

Fadli
(Img source: here)
kau bagaikan angin di bawah sayapku
Sendiri aku tak bisa seimbang, apa jadinya bila kau tak di sisi

Meskipun aku di surga mungkin aku tak bahagia
Bahagiaku tak sempurna bila itu tanpamu
Aku ingin kau menjadi bidadariku di sana
Tempat terakhir melabuhkan hidup di keabadian

Bila nanti aku kehilangan, mungkin itu hanya sesaat
Karena ku yakin kita kan bertemu lagi

Tanpamu tak akan sama

Hari masih terlalu pagi, dingin yang sepi

Seberkas sinar timur pun tak kuasa
menembus kokohnya kabut pagi
Hanya samar-samar teruraikan warna pelangi hari

Hari masih pagi
Sayup-sayup kudengarkan satu salam untuk bumi,
menyambut harinya

Kicauan burung hutan
Nada penghuni surga rimba
Pula,
Tegaknya berjuta pohon-pohon tinggi
menyambut paginya

Hari masih jua pagi
Hanya bayang samar hijau di balik lautan gelap kabut putih
mengelilingiku

Tanah basah bumi,begitu damai
tersentuh kaki telanjangku
Dinginnya mata air tentramkan hatiku
Jua,
Tajamnya semak berduri menenangkanku

Hari masih pagi,
Putih langit di atas tumpukan kabut mulai nampak keemasan

Di sela-sela raksasa hijau, hangat sinar berusaha menembus
Kalahkan tabir gelap air udara, yang semakin lelah berkuasa
dan semua penghuni surga kecil terbebas dari buaian sunyi
mencoba mencari makna sebuah kehidupan

Burung-burung yang bersenandung
Kera-kera bercengkarama
Mahkluk kecil meliuk di tanah berlumpur
Ilalang dan perdu yang berkilau
Gemericik air
Iringan semilir angin
Berkas-berkas emas di sela-sela kokohnya zamrud hijau
dan
semuanya,
segalanya,

Begitu nyata, hidup, begitu indah

Aku menelapak surga lagi
langitku,

Pagi akan pergi sebentar lagi
Kudengar siang hendak datang
Seperti biasa

Kabut telah pergi, sela-sela pohon lebih terang
Juga, surga kecil ini telah menampakkan selayang sosoknya

Cantik, Indah
Kokoh, kuat, dan tegar

Hari tak lagi pagi
dia telah pergi
Mungkin esok dia datang lagi,
esoknya lagi, lagi, lagi,...
dan lagi, ... dan lagi,...

Pagi akan terus datang

Hanya saja,.. Aku tak tahu
Entah esok, lusa, dan seterusnya
Masihkah surga kecil ini yang menyambut pagi?

(Net 02062005)
(Note: For the beautiful memory in Halimun Forest, TNGHS, I miss that small heaven. Thank God, for the living You gave to us)

Photo by: Faisal Abdul A
Here are some pictures that I took from my Fieldwork when I was in college in 2008. The pictures took place in Pekon (Village) of Pahmungan, Pesisir Tengah Sub-district Lampung Barat District, Lampung Province, Indonesia. 
The pictures are all about Pahmungan's children. They were very cute children. 




The twin with different style, and their cousin in a big smile

on a tree, he is launghing
may be they could be a girlband someday? :)

Looking at the sun

The sun so shiny, It's blinding my eye


Judul      : Laila Majnun :
Penulis    : Nizami Ganjavi
(adaptasi Prosa: Colin Paul Turner)
Bahasa    : Indonesia (penterjemah: Dede A Kaswar)
Halaman  : 255 hlm
Penerbit   : Oase Mata Air Makna, 2009 (cetakan IX)
Skor       : ***


Sinopsis:
Tersebutlah di negeri Arab pada jaman dahulu terdapat sebuah kabilah yang dipimpin oleh seorang Sayid yang sangat termahsyur. Meskipun memiliki hampir segalanya, Sang Sayid merasa tidak bahagia karena belum memiliki seorang anak. Tiap hari sang Sayid berdoa kepada Tuhan hingga akhirnya Sang Sayid dikaruni seorang putra yang sangat tampan dan diberi nama Qais. Qais tumbuh menjadi pemuda yang tampan dan sangat dicintai oleh kedua orang tuanya serta semua orang di kabilahnya.

Ketika menjadi remaja, Qais berguru pada seorang ulama. Saat itulah pertama kali Qais bertemu dengan Laila, seorang gadis cantik yang menjadi teman sekelasnya. Mereka berdua langsung jatuh cinta dan hanyut dalam pesona cinta pertama yang sangat memabukkan. Kedekatan Laila dan Qais telah menjadi desas-desus dan tersebat di antara orang-orang sekitarnya. Hal ini membuat malu pihak keluarga Laila dan memutuskan untuk memisahkan Laila dari Qais, agar mereka tidak pernah bertemu lagi.

Perpisahan itu telah membuat kesedihan dan luka mendalam bagi keduanya. Qais menunjukkan kesedihannya kepada semua orang yang ditemuinya. Dia berkelana tanpa arah dengan berpakaian compang-camping dan selalu mengucapkan syair-syair cintanya kepada Laila. Keadaan itu membuatnya seperti orang gila dan orang-orangpun memanggilnya dengan ‘Majnun’ (gila). Sementara itu, Laila hanya dapat memendam kesedihannya dalam diam dan kesunyian. Laila tidak dapat mengungkapkan perasaannya pada siapapun, tidak dapat melakukan apapun selain menangis sendirian di tengah malam. Berita tentang Majnun, syair-syair cintanya dan kecantikan Laila telah tersebar di negeri Arab. Tidak sedikit orang yang berkelana jauh hanya untuk bertemu dan mendengar syair Majnun.


Suatu hari Majnun bertemu dengan Naufal seorang Pangeran Badui yang sangat kuat. Merekapun berteman dan Naufal berjanji untuk menyatukan Laila dan Majnun. Naufal menyerang kabilah Laila dan menyebabkan banyak orang yang tidak berdosa tewas dalam peperangan. Meskipun menang, namun Naufal tidak berhasil mendapatkan Laila. Majnun pun juga tidak menyukai cara Naufal membantunya dan akhirnya  mereka berpisah. Majnun melanjutkan berkelana dan Laila dipaksa menikah dengan orang lain.

Kesedihan dan kegilaan Majnun telah merambati orang-orang di sekitarnya. Kondisi orang tua Majnun dari hari ke hari semakin memburuk. Kesedihan Sang Sayid telah membawanya sampai pada kematiannya. Suami Laila pun juga menderita kesedihan luar biasa karena tidak pernah bisa memiliki cinta Laila yang hanya untuk Majnun. Suami Laila pun akhirnya meninggal.

Majnun masih berkelana di padang pasir dan berteman dengan binatang-binatang liar. Sementara semakin lama kondisi Laila semakin buruk dan sakit-sakitan, hingga akhirnya dia meninggal. Majnun sedih luar biasa, dan dia hanya bisa meratapi nisan Laila sampai akhirnya kemudian Majnun juga pergi untuk selamanya dan berharap bisa dipersatukan dengan Laila di sana. 

Pendapat  saya:
Kisah Laila Majnun merupakan kisah cinta klasik dari dunia Arab yang paling terkenal. Selama lebih dari 1000 tahun kisah ini telah dibuat dalam beberapa versi dan beragam bentuk. Kisah dalam buku ini adalah bentuk prosa dari sajak epik karya Nizami Ganjavi, seorang sufi Persia abad ke-12 M yang dialihkan dalam prosa oleh Dr. Colin Turner.

Kisah cinta tragis ini sangat menyentuh hati dan jiwa. Penggambaran gejolak jiwa seseorang yang jatuh cinta sangatlah dalam menyentuh hati. Perasaan-perasaan Majnun dan Laila seolah disampaikan kepada setiap orang yang membacanya. Tidak hanya itu saja, perasaan-perasaaan orang-orang di sekitar Laila Majnun yang terseret dalam drama tragis itupun dituliskan dengan sangat indah. Cinta yang absurd, yang abnormal dan tidak pernah dapat disentuh oleh logika. Bagi Majnun, cinta itu hanyalah cinta, dan demi cinta itu pula-lah dia rela meninggalkan segalanya. Ada yang menyatakan bahwa cinta Majnun adalah metafora cinta seorang manusia terhadap Tuhan-Nya (pengantar penerbit).

Membaca kisah ini membuat saya berpikir bahwa cinta seperti ini apakah ada? Bagaimana mungkin seseorang bisa gila karena cinta? Dan apakah ini benar adanya? Kenapa cinta harus rumit? Bukankah cinta antara dua orang manusia itu sangat sederhana adanya? Keinginan untuk saling mengasihi dan menyayangi antara dua orang haruskan dihalangi oleh ego orang-orang di sekitarnya? Bagaimana cinta yang terhalang tersebut telah menyebabkan kesedihan tidak hanya bagi dua insan pencinta itu, namun juga orang-orang di sekitarnya.

Buku dalam edisi Bahasa Indonesia  cukup bagus penterjemahannya. Syair-syair Majnun dan kalimat-kalimat cinta Laila dituliskan dengan sangat indah. Namun jika anda penyuka buku dengan bahasa populer dan sederhana, maka mungkin anda akan sedikit bingung atau bosan. Namun tidak ada salahnya kisah ini anda baca.

Bacalah kisah ini, dan tenggelamlah dalam kisah mistis cinta yang abadi sepanjang masa. 


Judul : Greyfriars 
Penulis : Eleanor Atkinson
Bahasa : Indonesia (terj: Lanny Murtihardjana)
Halaman : 277 hlm
Penerbit : Gramedia 2010
Skor     : ***

Sinopsis:
Kisah Grefriars Bobby adalah kisah nyata kasih sayang seekor anjing kepada tuannya yang tak terbatas yang berlatar pada pertengahan abad ke 19 di kota Edinburgh, Skotlandia yang masih merupakan bagian dari kerajaan Inggris Raya. Bobby adalah anjing kecil jenis Skye terrier berbulu kusut yang selalu mengikuti tuannya Auld Jock ke mana saja. Auld Jock adalah seorang gembala tua baik hati yang sederhana dan tidak terlalu dikenal. Kehidupan Auldjock sangat menyedihkan. Sejak kecil Bobby selalu menemani tuannya kemanapun tuannya pergi sehingga lelaki tua itu tidak pernah sendirian.

Pada suatu malam yang dingin di suatu penginapan di daerah kumuh, Auld Jock meninggal dunia, ditemani Bobby di sampingnya. Karena Auld Jock memiliki simpanan uang yang cukup maka dia dikuburkan di pekuburan Greyfriars, sebuah pekuburan yang bagus di Edinburgh di samping sebuah gereja. Meskipun tuannya sudah tidak ada, Bobby tetap ingin menemani tuannya, Bobby ingin tidur di atas makan tuannya. Namun peraturan melarang anjing untuk memasuki gereja dan area pekuburan. Bobby, anjing ramah dan banyak akal itu tidak pernah menyerah dan berusaha menarik simpati penjaga kuburan dengan berbagai cara hingga akhirnya Bobby diijinkan untuk tidur di atas makam Auld Jock.


Keteguhan hati Bobby, keramahan, dan kasih-sayangnya terhadap tuannya membuat orang-orang di sekitarnya merasa tersentuh. Bobby menjadi teman bermain bagi anak-anak di sekitar pekuburan, menjadi inspirasi bagi orang-orang yang mendengar kisahnya. Banyak petualangan-petualangan yang di alami Bobby dan berbagai permasalahan yang muncul. Namun Bobby tetap setia menjaga makam tuannya.

Semakin lama kisah Bobby semakin terdengar luas, dan Bobby menjadi terkenal. Hingga suatu ketika datang seorang bangsawan baroness yang menaruh simpati kepada Bobby dan ingin membuatkan monumen patung anjing itu di pekuburan Greyfiars. Ketika itu Bobby sudah tua dan telah menunggui makam Auld Jock selama lebih dari 14 tahun. Baroness itu menginginkan kisah Bobby tidak akan pernah lekang oleh waktu dan akan dikenang oleh siapapun. Meskipun Bobby telah tidak ada, namun kisah kasih sayang anjing kecil tersebut kepada tuannya dan orang-orang di sekitarnya akah tetap diingat oleh sejarah.

Pendapat saya:
Kisah Greyfriars Bobby sangat menyentuh hati dan perasaan. Kisah kasih sayang antara binatang dengan manusia memang menjadi salah satu kisah yang paling menginspirasi. “Jika binatang saja bisa seperti itu, seharusnya manusia harus lebih dari itu” pesan itulah yang selalu saya tangkap ketika membaca kisah-kisah serupa.

Kisah Bobby si anjing kecil berbulu kusut akan mengajak kita berjalan-jalan dan merasakan kehidupan di kota kecil Edinburgh, Skotlandia ketika masa pertengahan abad ke-19. Kehidupan orang-orang ketika itu, berbagai suasana dan pemandangan di sana diceritakan dengan cukup baik dan detail oleh Eleanor Atkinson. Namun terkadang penceritaan latar suasana dalam cerita ini kurang saya pahami. Hal ini disebabkan karena saya kurang mengetahui beberapa kosakata asing dan beberapa hal yang menyangkut suasana di Inggris Raya ketika itu.

Bahasa yang digunakan juga terlalu kaku sehingga terkesan sangat serius. Pada dasarnya kisah Greyfriars Bobby ini memang ditujukan untuk orang dewasa. Buku ini kurang cocok untuk anak-anak karena bahasa yang digunakannya terlalu formal dan sarat informasi. Namun kisahnya sendiri sangat cocok untuk diceritakan kepada anak-anak.

Saya membaca buku Greyfriars Bobby selama kurang lebih 3 bulan. Lembar demi lembar kisah Bobby saya baca sebagai pengantar tidur saya selama waktu itu dan beberapa kali berhasil membawa mimpi indah seeokor anjing kecil yang penuh kasih sayang.

Di bawah ini adalah monumen Bobby.




Greyfriars Bobby
William Brodie's bronze statue of 1873, on a drinking fountain paid for by Baroness Burdett-Coutts, commemorates the faithful Skye terrier that kept vigil over his master's grave in nearby Greyfriars for 14 years. Bobby was granted the freedom of the city and is buried in unconsecrated ground just inside the kirkyard entrance. His owner, John Gray, was a police constable, not a shepherd as depicted in the Disney film of the 1950s. Bobby died in 1872 but lives on in books and films.  (Source; http://www.geograph.org.uk/photo/1302089)



Judul     : Robinson Crusoe
Penulis   : Daniel Defoe
Bahasa   : Indonesia (penterjemah:)
Halaman : 512 hlm
Penerbit  : Elex Media Computindo 2010

Sinopsis:
Robinson Crusoe adalah seseorang yang dilahirkan dalam keluarga kaya yang berkecukupan di Inggris. Sejak muda Robinson memiliki keinginan kuat untuk melaut. Kehidupannya yang mapan dan nyaman tak mengurungkan niatnya untuk menjalani hidup yang berpetualang di lautan. Berlayar merupakan dambaannya. Meskipun kehidupan laut sangat keras dan kejam, namun akhirnya Robinson tetap melakukan niatnya dan memulai petualangannya menjelajah lautan. Pernah suatu kali kapal yang dinaikinya dihantam ombak, namun ia berhasil selamat.

Suatu saat ketika berlayar yang kesekian kali, kapal yang dinaiki Robinson Crusoe terhantam badai dan karam di perairan dangkal dekat sebuah pulau asing yang tak berpenghuni. Semua awak kapal tewas dan hanya Robinson Crusoe yang selamat. Dengan sekuat tenaga, Robinson berenang berusaha mencapai pulau itu dan berhasil tiba di sana, di pulau yang tidak pernah dihuni manusia sebelumnya. Petualangan Robinson bertahan hidup sendirian di pulau tak berpenghuni pun dimulai.


Pada hari-hari awal, perjuangan bertahan hidup Robinson sangat sulit. Robinson harus membiasakan diri dengan kondisi alam sekitarnya, berbagai hewan-hewan yang hidup di  hutan di pulau itu, dan bagaimana ia mencari makan dan membuat tempat berteduh. Tak lupa ia selalu mencatat kesehariannya dalam sebuah buku catatan. Robinson harus bertahan hidup di pulau asing itu selama 28 tahun.

Suatu ketika, Robinson melihat ada beberapa orang suku pribumi yang tinggal di Pulau seberang mendatangi pulaunya. Mereka adalah suku kanibal yang datang ke pulau itu untuk menyantap korbannya. Robinson berhasil menyelamatkan seorang korban dan mengusir para kanibal itu. Orang yang diselamatkan itu akhirnya tinggal bersama dengan Robinson, dan dinamai ‘Friday’. Robinson mengajari Friday bahasa Inggris dan keterampilan-keterampilan lain untuk bertahan di pulau itu. Friday sangat mengagungkan Robinson dan memanggil robinson dengan sebutan ‘Tuan’.

Kehidupan Robinson dan Friday di pulau itu pun berlangsung dengan damai, sampai kemudian muncul orang-orang yang mendatangi pulau itu. Berbagai hal terjadi sampai kemudian Robinson meninggalkan pulau itu dan kembali ke Inggris. Pulau yang dulu pernah ditinggali Robinson-pun telah menjadi bagian dari koloni Kerajaan Inggris dan sudah berpenghuni.


Pendapat saya:
Robinson Crusoe merupakan cerita klasik yang sangat populer sejak pertama kali cerita itu diterbitkan bahkan sampai saat ini. Cerita tentang bagaimana seseorang bertahan sendirian di pulau tak berpenghuni merupakan kisah sepanjang masa seorang petualang. Mereka yang memiliki jiwa petualangan pasti akan sangat tertarik dengan cerita ini. Bagaimana Robinson Crusoe melalui hari-harinya di Pulau tak berpenghuni tersebut selama bertahun-tahun diceritakan dengan cukup detail di buku ini.

Kisah pertemuan Robinson Crusoe dengan Friday menunjukkan sisi lain dari cerita petualangan ini, yaitu penggambaran dominasi Eropa (khususnya Inggris) terhadap suku-suku bangsa lain. Kisah ini memperlihatkan sudut pandang penulis yang orang Inggris terhadap suku-suku bangsa lain yang dianggap masih terbelakang dan tidak tersentuh peradaban.

Namun yang menjadi kekurangan buku ini dalam versi bahasa Indonesia adalah penterjemahannya yang sangat buruk, meskipun sampul buku ini sangat menawan. Saya sebagai pembaca sangat kecewa dengan hasil terjemahan dalam buku ini. Banyak kalimat-kalimat penting yang bahkan dalam konteks bahasa Indonesiapun sepertinya sangat tidak baik. Deskripsi bagaimana Robinson Crusoe melakukan survival, membuat shelter, mencari makanan, dan  menciptakan berbagai peralatan untuk keperluan hidupnya, diterjemahkan dalam buku ini dalam bahasa yang sulit dipahami. Sulit dipahami karena kalimat-kalimat yang terlalu panjang dan penyusunan kata-kata yang kurang baik. Bahkan saya juga menemui beberapa kesalahan  pengetikan, misalnya kata ‘pantai’ tertulis ‘pantau’. Saya berpikir mungkinkah buku ini tidak melalui tahap editing? Sungguh hal-hal ini sangat disayangkan.

Terlepas dari penterjemahan yang mengecewakan itu, kisah Robinson Crusoe sendiri merupakan cerita yang wajib dibaca oleh mereka yang menyukai petualangan. Semoga saja pihak penerbit versi Bahasa Indonesia dapat memperbaikinya. 
Here are some pictures that I took from my Fieldwork when I was in college. The pictures took place in Pekon (Village) of Pahmungan, Pesisir Tengah Sub-district Lampung Barat District, Lampung Province, Indonesia. Lampung is the southern province in Sumatra Island.
Pesisir Tengah region very famous as producer of Shorea Javanica's rosin or 'damar mata kucing' in local term. Damar is local name for Shorea javanica. The land that used for Shorea Javanica called 'Repong Damar'.

Pekon (Village) of Pahmungan, settlement directly adjacent to forest land 

Harvesting rosin of Shorea javanica

'Repong Damar' is also used for grazing 

Damar's storeroom


Activity in spare time


Child in Pahmungan, She is helping in rosin harvesting
Children of Pahmungan




......................................................


'Sempurna (Perfect)' is very romantic song performed by group 'Andra n The Backbone'. The composer is Stevie Item (Guitarist) and the lyricist is Andra (Basist). This song is on the album titled 'Andra & The Back Bone' that released in 2007.

all about Andra & The Back Bone : www.andrathebackbone.com


Cover Album
Perfect 


You are perfect
In my eyes, you are so beautiful
You make me will always adore you
In every step I make, I will always think of you
 I can’t imagine, my life without your love

Please, don’t you leave me
I wouldn’t be able to face with all
If only  be with you,  I’ll be able to

You are my blood, you are my heart
You are my life, completing my life
Oh my baby, you are so perfect
Andra & The Back Bone
Perfect

You hold my hand
Whenever I weak and fall
You whisper words, and erase all of my regrets



Please, don’t you leave me
I wouldn’t be able to face with all
If only  be with you,  I’ll be able to

Stevie Item
You are my blood, you are my heart
You are my life, completing my life
Oh my baby, you are so perfect
Perfect


Sempurna


Kau begitu sempurna
Di mataku kau begitu  indah
Kau membuat diriku  akan s’lalu memujamu
Andra Junaidi Ramadhan
Di setiap langkahku, ku’kan s’lalu memikirkan  dirimu
Tak bisa kubayangkan, hidupku tanpa cintamu 

Janganlah kau tinggalkan diriku
Tak ’kan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa

Kau adalah darahku Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku  Lengkapi diriku
Oh sayangku kau   begitu...
Sempurna...
Sempurna...

Kau genggam tanganku...        
Saat diriku  lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku

Janganlah kau tinggalkan diriku
Tak ’kan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa

Kau adalah darahku Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku  Lengkapi diriku
Oh sayangku kau   begitu...
Sempurna






The song titled 'Negeri Di Awan' (Land in the clouds). It composed and performed by Katon Bagaskara. 
This song became OST for TV documentary series 'Anak Seribu Pulau (One thousand Islands Childs) that aired in 1996. 


Cover album 
LAND IN THE CLOUDS

In the shadow of your face
I found affection and life
That I’ve searched for along time
In the past

You came to me
You offered me your innocent heart
Always try to understand
Desires in me

You’re playing for me
A song about a land in the clouds
Where peacefulness become its palace
And now you’re taking me there

Your heart filled with the language of love
That revealed for sure
in the happy and sad times


NEGERI DI AWAN 

Di bayang wajahmu
Kutemukan kasih dan hidup
Yang lama lelah aku cari
Dimasa lalu

Kau datang padaku
Kau tawarkan hati nan lugu
Selalu mencoba mengerti
Hasrat dalam diri

Kau mainkan untukku
Sebuah lagu tentang negeri di awan
Dimana kedamaian menjadi istananya
Dan kini tengah kaubawa
Aku menuju kesana

Ternyata hatimu
Penuh dengan bahasa kasih
Yang terungkapkan dengan pasti
Dalam suka dan sedih
The song title is 'Ya Sudahlah' which means 'Ya, Never Mind', something like 'It's Okay' :), performed by 'Bondan & Fade2Black'.
Bondan Prakoso & Fade 2 Black   is music project collaboration between a musician, named Bondan Prakoso and a Rap hiphop group, Fade2Black; the members are Tito a.k.a. Titz, Ari a.k.a. Santoz, Eza a.k.a. Lezzano. ..more about Bondan & Fade2Black.


Ya Never Mind



When your very beautiful dream
Img source: here

Never become true, Ya Never mind
When you run to chase your goal
And  it never achieved, Ya Never mind

What ever  happened,
I will be there for you
Don’t you be sad,
coz everything’s gonna be OKAY

one of many possibilities
you would fall without any hopes
in that time, I would give you me
together with soul, feeling, love and hope

Bondan & Fade2Black
We’ll connect the cause and effect one by one
But, be calm down, our heart eyes will see
It’ll lead us to the happiness wind direction
Both you and I know, there’s always a way

Also, I know that the problems will continue to attack
Like heavy waves  that crash the reefs
But I know, I know that you could keep calm
Face them with me, until death come

 When you wish to love’s warmth
And you couldn’t get it, Ya Never mind
Yeahh... listen , I’m singing.. lalalalala
This is not the end
Cover 'For All' album 

Unite our step, together step
Hold  heart, embrace emotion
Hold my heart, unite our step

Same feeling, without any intentions
This is love, across the sea

Hold me, fly with me
Drift away.. (come fly with me, baby)

This is me, from the top of my hair,  hug by the finger
This person who accept the weakness of the heart
Yea.. I Love you.. (this is our love)
Enough Just one time, yes, (for one love)

This one love will lead my way
Closer your heart, safety in my side
Lay your feeling, for the time that we’re waiting
Happy..until the end of time

Ya Sudahlah


Ketika mimpimu yang begitu indah,
tak pernah terwujud..ya sudahlah
Saat kau berlari mengejar anganmu,
dan tak pernah sampai..ya sudahlah

Apapun yang terjadi,
ku kan slalu ada untukmu
Janganlah kau bersedih..
coz everything’s gonna be OKAY

yo..Satu dari sekian kemungkinan
kau jatuh tanpa ada harapan
saat itu raga kupersembahkan
bersama jiwa, cita,cinta dan harapan

Kita sambung satu persatu sebab akibat
tapi tenanglah mata hati kita kan lihat
menuntun ke arah mata angin bahagia
kau dan aku tahu,jalan selalu ada

juga ku tahu lagi problema kan terus menerjang
bagai deras ombak yang menabrak karang
namun ku tahu..ku tahu kau mampu tuk tetap tenang
hadapi ini bersamaku hingga ajal datang

Saat kau berharap keramahan cinta,
tak pernah kau dapat..ya sudahlah
yeeah..dengar ku bernyanyi..lalalalalala
semua ini belum berahir

satukan langkah..langkah yang beriring!
genggam hati, rangkul emosi!
Genggamlah hatiku, satukan langkah kita

Sama rasa, tanpa pamrih
ini cinta..across da sea

peluklah diriku..terbanglah bersamaku,
melayang jauh.. (come fly with me, baby)

Ini aku dari ujung rambut menyusur jemari
sosok ini yang menerima kelemahan hati
yea..aku cinta kau..(ini cinta kita)
cukup satu waktu yes.(untuk satu cinta)

satu cinta ini akan tuntun jalanku
rapatkan jiwamu yo tenang disisiku
rebahkan rasamu..untuk yang ditunggu
Bahagia..Hingga ujung waktu.

-----------------------