Demi Cinta, Aku Memilih Jadi Putri Tidur

// // Leave a Comment

Bermimpi dalam kenyataan
Aku mencintaimu dalam mimpiku
Kamu yang nyata
Cinta yang nyata
Hanya kisahnya yang maya...

Aku mencintaimu sebatas mimpiku
Kisah indah yang hanya kutahu sendiri
Yang lahir karna sekilas tatapmu
Melahirkan jutaan imaji tak terbatas

Kamu juga mencintaiku
Di dalam mimpi
Kamu pun pernah bilang padaku,
"Jangan takut untuk terus melanjutkan mimpi,
karena bagaimanapun aku sangat mencintaimu."

... manis...
Tapi sayang, semua itu dalam mimpi,

Kenapa mimpiku begitu nyata?
Mimpi ini terlalu indah, terlalu sempurna,
terlalu sayang untuk kuakhiri
Aku malas bangun
Aku takut semua berakhir

Karena kamu yang nyata,
bahkan mungkin tak pernah bisa hidup dalam fantasiku
Karena kamu yang nyata,
mungkin tak akan pernah mencintaiku
Jikapun mungkin kamu,
Entah kenapa aku yakin kamu terlalu angkuh

Mungkin bukan angkuh, tapi mungkin ini terlalu berat
untukmu dan pula untukku
Jikapun mungkin perasaan kita sama, mungkin, jalan kita lain
Tapi kenapa kita bisa bertemu?

Kamu ke Barat, aku ke Timur, lewat jalan berlainan pula!
Tapi, kita bertemu di sini

Hebatnya cinta!
Tapi tak sehebat juga! Karna toh tak bisa menyatukan jalan pilihan kita
Padahal aku mencintaimu sampai hampir gila

Karena nyata terlalu menyakitkan
dan mimpi terlalu sempurna untuk kutinggalkan,
Aku memilih untuk tidur dan bermimpi,
Dan tetap jadi Putri Tidur yang berangan dicintai




0 komentar:

Posting Komentar